4 Fakta Air Sumur untuk Pemilik Sumur di Masa Mendatang

1. Air Sumur Berasal Langsung dari Tanah

Air yang berasal dari sumur merupakan air tanah yang tidak diolah. Mereka yang membangun sumur mengebor jauh ke dalam akuifer, lapisan batuan permeabel bawah tanah yang mengandung air. Setelah itu, mereka memasang sistem pipa untuk mengalirkan air dari tanah dan masuk ke rumah.

Tidaklah sulit untuk menemukan air tanah yang dapat diminum. Namun, karena airtanah sebenarnya adalah air hujan yang berpindah dari tanah menjadi akuifer, ia dapat membawa serta beberapa elemen lainnya. Air sumur memiliki lebih dari sekedar air.

2. Sebagian Besar Waktu, Air Sumur adalah Air Keras

Air adalah pelarut yang luar biasa sehingga air tanah dapat larut dari bahan organik seperti mineral di dalam tanah ke bebatuan di bawah permukaan bumi. Mineral seperti kalsium dan magnesium membuat air sumur menjadi sadah.

Umumnya, rumah yang memiliki sumur pribadi membutuhkan pelembut air, kecuali jika terletak di daerah yang mineralnya lebih sedikit. Saat membangun rumah di pedesaan yang tidak memiliki akses ke air kota, yang terbaik adalah memasang pelembut air. Saat membeli rumah yang sudah ada, mungkin termasuk pelembut air. Namun, penting untuk diingat bahwa peralatan ini mungkin harus diperbarui agar bisa efektif dan efisien dalam mengolah air sumur.

Orang harus menyadari tanda-tanda yang menunjukkan perlunya penggantian pelembut air. Atau, mereka harus mendapatkan analisis kualitas air gratis untuk mengetahui cara mengatasi masalah air sumur mereka. Jika belum terlalu paham dengan peralatan pengolahan air, mereka bisa belajar tentang cara kerja pelunak air dengan bantuan dari blog penulis.

3. Air Sumur Bisa Berbau dan Menyebabkan Noda

Saat orang pindah ke rumah pertanian tua, mereka mungkin melihat beberapa noda pada perlengkapan, wastafel, toilet dan bak mandi. Beberapa di antaranya mungkin adalah kerak kapur yang disebabkan oleh air sadah dari sumur, tetapi noda terparah disebabkan oleh kandungan zat besi yang tinggi.

Meskipun zat besi bukan penyebab kewaspadaan, zat ini dapat sangat mengganggu karena dapat memengaruhi rasa air dan menyebabkan noda oranye yang sulit dihilangkan. Ada beberapa tip untuk menghilangkan noda tetapi cara paling efektif untuk menghilangkannya selamanya adalah memasang sistem penyaringan besi khusus.

Ada kalanya media pengolahan air khusus digunakan untuk mengurangi bau belerang yang berasal dari air sumur. Bahan semacam itu juga memiliki kemampuan untuk melembutkan air, mengurangi jumlah sistem peralatan perawatan yang dibutuhkan untuk sebuah rumah. Pemilik rumah harus meminta bantuan ahli pengolahan air setempat untuk menilai situasinya dan merekomendasikan solusi yang ideal.

4. Air Sumur Bisa Menyimpan Kontaminan

Biasanya, masalah air sumur ada hubungannya dengan estetika, namun ini bisa lebih serius dari sekadar bau dan penampilannya. Air tanah dari sumur pribadi lebih kecil kemungkinannya untuk terkena polusi dibandingkan dengan air permukaan, namun sumur juga dapat memiliki kontaminan di dalamnya.

Unsur arsenik, radon dan uranium adalah kontaminan alami yang terlarut dalam air tanah ketika mengalir melalui batuan dan tanah. Unsur-unsur tersebut hadir di berbagai tingkatan di berbagai wilayah AS. Seorang ahli pengolahan air di wilayah tersebut dapat menjelaskan risiko khusus untuk bagian negara tersebut.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.